STUDY HARD!!!

Standard

tumblr_krr62spwXc1qzfekfo1_500_large

tumblr_mhc724ONR01qcainqo1_500_large

tumblr_llrw1nsge11qcxieko1_500

tumblr_lfbhb9f1lv1qazstso1_500

 

tumblr_m4lytlF56p1qf76m1o1_500

tumblr_mhc724ONR01qcainqo1_500_large

tumblr_md7g2hIM7T1rqdalko1_500

tumblr_ma3n0vyFME1raewuto1_500

Advertisements

Integreted

Standard

Modals – English Grammar

1) Can

Use Examples
ability to do sth. in the present (substitute form: to be able to) I can speak English.
permission to do sth. in the present (substitute form: to be allowed to) Can I go to the cinema?
request Can you wait a moment, please?
offer I can lend you my car till tomorrow.
suggestion Can we visit Grandma at the weekend?
possibility It can get very hot in Arizona.

2) Could

Use Examples
ability to do sth. in the past (substitute form: to be able to) I could speak English.
permission to do sth. in the past (substitute form: to be allowed to) I could go to the cinema.
polite question * Could I go to the cinema, please?
polite request * Could you wait a moment, please?
polite offer * I could lend you my car till tomorrow.
polite suggestion * Could we visit Grandma at the weekend?
possibility * It could get very hot in Montana.

3) May

Use Examples
possibility It may rain today.
permission to do sth. in the present (substitute form: to be allowed to) May I go to the cinema?
polite suggestion May I help you?

4) Might

Use Examples
possibility (less possible than may) * It might rain today.
hesitant offer * Might I help you?

5) Must

Use Examples
force, necessity I must go to the supermarket today.
possibility You must be tired.
advice, recommendation You must see the new film with Brad Pitt.

6) Must not/May not

Use Examples
prohibition You mustn’t work on dad’s computer.
You may not work on dad’s computer.

7) Need not

Use Examples
not necessary I needn’t go to the supermarket, we’re going to the restaurant tonight.

8) Ought to

Use Examples
advice You ought to drive carefully in bad weather.
obligation You ought to switch off the light when you leave the room.

9) Shall

instead of will in the 1st person

Use Examples
suggestion Shall I carry your bag?

10) Should

Use Examples
advice You should drive carefully in bad weather.
obligation You should switch off the light when you leave the room.

11) Will

Use Examples
wish, request, demand, order (less polite than would) Will you please shut the door?
prediction, assumption I think it will rain on Friday.
promise I will stop smoking.
spontaneous decision Can somebody drive me to the station? – I will.
habits She’s strange, she’ll sit for hours without talking.

12) Would

Use Examples
wish, request (more polite than will) Would you shut the door, please?
habits in the past Sometimes he would bring me some flowers.

* no past forms – future forms

Speaking

Standard

Fasih Bahasa Inggris dengan 5 Langkah Mudah

Apakah belajar bahasa Inggris sepertinya merupakan tugas yang membingungkan? Jangan takut! Seperti bayi yang sedang belajar berjalan, Anda perlu melakukannya langkah demi langkah. Baca nasihat berikut dan Anda akan lancar berbahasa Inggris dalam waktu singkat!
Tanamkan rasa percaya diri
Tidak perduli tingkat kemampuan bahasa Inggris Anda, sedikit percaya diri akan sangat membantu. Untuk bisa lancar berbahasa Inggris, Anda harus mau mengambil risiko, dan itu membutuhkan keberanian. Pembicara yang percaya diri dan selalu tersenyum akan meniggalkan kesan pertama yang baik, bahkan walaupun Anda akhirnya melakukan beberapa kesalahan.
Pelajari ungkapan atau kalimat
Apakah Anda mengetahui banyak kosa kata namun tidak tahu bagaimana cara penggunaannya? Cobalah mempelajari ungkapan atau kalimat untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mengenai artinya. Ini akan memberi Anda lebih banyak alat untuk berkomunikasi.
Analisa apa yang Anda dengar
Saat mendengarkan radio, berita, atau film berbahasa Inggris, cobalah untuk menganalisa apa yang Anda dengar. Karena bahasa Inggris banyak berisi idiom, bawalah buku kecil untuk mencatat kata-kata dan ungkapan-ungkapan baru. Jika Anda berbicara dengan penutur asli, catatlah cara mereka menggunakan kata-kata tertentu. Belajar dari percakapan alami akan membuat Anda berpindah dari buku pelajaran ke dunia komunikasi yang lebih nyata.
Latih suara secara rutin
Sudah waktunya untuk melatih suara Anda dengan rutin! Jika tidak ada orang lain yang bisa Anda ajak bicara, cobalah untuk membaca dengan lantang, menceritakan sebuah gambar di majalah, atau sebuah benda di kamar Anda. Anda juga bisa mengucapkan kata-kata dari sebuah sandiwara atau pidato, atau belatih memberikan argumen. Ingatlah satu-satunya cara untuk merasa nyaman berbicara adalah dengan berlatih menggunakan suara Anda!
Ikuti pola pengucapan penutur asli
Tekanan dan intonasi adalah aspek kunci bahasa Inggris, dan mempengaruhi arti apa yang Anda katakan. Jadi pasanglah DVD. Latih pendengaran Anda dengan mengulang kata-kata yang diucapkan oleh aktornya yang berbicara dengan normal, yang dalam bahasa Inggris berarti cepat! Ini bukan saja akan mempercepat pengucapan Anda, tapi juga mempercepat kelancaran Anda.

Pronounciation (Vowel)

Standard

 

A vowel is a type of sound for which there is no closure of the throat or mouth at any point where vocalization occurs. Vowels can be contrasted with consonants, which are sounds for which there are one or more points where air is stopped. In nearly all languages, words must contain at least one vowel. While a word can be formed without any consonants – such as the English words I or way – no word may consist of only consonants, without a vowel.

 

Vowels in many languages are not crucial to the general meaning of the word. Rather, a vowel in these languages – of which many are Semitic languages – acts more to give a specific inflection than to differentiate the word from other distinct words. A parallel of this in English can be seen in the example of dive and dove or lay and lie, in which the core word is the same, but the changed vowel denotes tense. Languages that have this type of structure often do not even mark all of their vowels in written text. Both Arabic and Hebrew are good examples of this, where the marking of many vowels is unnecessary in writing.

Since a vowel refers to a specific type of sound, orthographically some letters may represent a consonant in some circumstances, and a vowel in others. In English we can see this with the letters y and w which are most often used to make consonant sounds, but can also be used to represent vowels. In the case of y, for example, we can compare its use in the words yonder and day. In the word yonder, it acts distinctly as a consonant, with the center of the tongue blocking the flow of air on one side by touching the palette of the mouth – as what is called a palatal approximant. In the word day, on the other hand, it is forming a vowel sound akin to if the word were written in English as dei.

In the case of w, we could look at the words woo and how. In the word woo, the letter is acting as a consonant, with the back of the tongue blocking the flow of air on one side by touching the palette of the mouth – what is called a labiovelar approximant. In the word how, it serves as a vowel, which could be represented in English writing as hao.

In English, there are five letters which always represent a vowel when written: a, e, i, o, and u. These five letters represent more than five vowel sounds, however, depending on the word, or if they are combined with other vowels.

Class Participation – Study Skills

Standard

How to participate in an interactive class, In many of your classes, especially seminars and tutorials, you will be expected not just to listen to your lecturer or tutor, but to do quite a lot of talking as well. You need to be ready to:

Class_Participation

  • answer questions from the teacher;
  • answer questions from other students;
  • put questions to the teacher and/or to other students;
  • make comments and give your own opinion
  • summarise a discussion or an argument;
  • report to the whole class on a small-group discussion.

Often a class will be divided into small groups to make the discussion easier, but sometimes you will be expected to speak in front of the whole class.

In some classes you will earn marks for taking an active part in class discussions – or, put another way, in some classes you may get less marks if you do not actively participate.

Why have in-class discussions at all?

In Australian universities lecturers and tutors encourage active participation by their students because:

  1. they believe that by discussing, sharing and comparing their ideas and understandings in class, students can: deepen their own understanding of what they are learning, and learn from each other, as well as from the teacher and the textbooks
  2. it helps them to know if: the students understand what is being taught, or if and they need further explanation or other help.

Study Skills (Manage Time)

Standard

Cara Mengatur Waktu dengan baik dan tepat

Manajemen waktu, tips mengatur waktu, cara memanfaatkan waktu agar efektif, langkah manajemen, belajar mengatur waktu dengan baik, kiat sukses manajemen waktu, mengelola waktu agar berkualitas, & menghargai waktu.

Bukankah masing-masing dari kita memiliki modal waktu yang sama, yaitu 24 jam lalu mengapa ada orang yang sukses dan memiliki kualitas hidup berbeda bahkan jauh lebih berhasil? inilah pentingnya mempelajari manajemen waktu.

Sebab dengan manajemen waktu yang baik, seluruh kegiatan dapat terjadwal rapi dan semuanya terselesaikan. Agar waktu Anda menjadi lebih baik dan efektif sehingga dekat akan keberhasilan, pelajarilah beberapa tips dibawah ini:

  • Buatlah skala prioritas.

Tentu waktu 24 jam per hari rasanya tidak cukup untuk menyelesaikan tugas menumpuk dari pekerjaan yang tersisa. Skala prioritas menjadi penting untuk Anda susun. Ciptakan skala prioritas pekerjaan manakah yang paling penting dan harus segera diselesaikan. Juga pekerjaan manakah yang bisa dikerjakan belakangan. Semua itu bertujuan untuk melatih Anda menyelesaikan segalanya secara tepat waktu.

  • Jangan menunda pekerjaan, disiplinlah !

Bila bisa diselesaikan saat ini juga, mengapa harus ditunda? biasakanlah diri untuk disiplin dalam mengerjakan apapun. Ingatlah, semakin lama Anda menunda sebuah pekerjaan, maka semakin besar pula rasa malas yang Anda bangun. Inilah penyebab pekerjaan Anda terus menumpuk, tanpa ada yang terselesaikan dengan tuntas. Karena itu membangun disiplin diri menjadi langkah awal bagi Anda untuk bisa sukses menjalankan manajemen waktu yang sudah direncanakan. Ada baiknya Anda mempelajari cara mengatasi penundaan.

  • Bantulah dengan membuat jadwal.

Jadwal kegiatan akan membantu Anda mengingatkan segala pekerjaan yang harus diselesaikan dalam rentang waktu tertentu. Jadwal ini bisa berupa jadwal kegiatan harian dengan keterangan jenis-jenis kegiatan Anda yang harus selesai hari itu. Dengan jadwal yang tersusun benar dan Anda ingat selalu, waktu pun bisa diatur dengan baik.

  • Fokuslah menuntaskan satu pekerjaan.

Untuk menghasilkan output yang optimal, kerjakanlah satu tugas saja dalam satu waktu. Mengerjakan lebih dari satu kegiatan dalam waktu bersamaan hanya akan membuat Anda tidak fokus sehingga mempengaruhi hasil. Lebih baik Anda fokus untuk menuntaskan satu tugas terlebih dahulu, baru selanjutnya mengerjakan tugas berikutnya. Cara ini sangat membantu Anda untuk bekerja secara efektif, sehingga semua tujuan Anda dapat tercapai sesuai dengan target waktunya.

  • Hargailah setiap waktu yang Anda habiskan.

Setiap waktu harus dimanfaatkan dengan maksimal sesuai dengan kebutuhan. Misalnya saja saat jam kerja, maka gunakan tenaga danpikiran Anda untuk fokus menyelesaikan pekerjaan dan tugas Anda. Begitu juga pada saat jam istirahat, hargai serta manfaatkanlah untuk refresing dan sejenak mengistirahatkan pikiran Anda. Ini akan memulihkan pikiran dan tenaga Anda sehingga siap kembali bekerja dengan optimal. Dengan menghargai waktu yang Anda miliki sesuai dengan porsinya, maka setiap jam yang Anda lewati akan memberikan manfaat bagi Anda.

Awal sebuah keberhasilan ditentukan oleh manajemen waktu, sehingga hanya Anda yang akan merasakan dampak dari membiarkan waktu terbuang sia-sia. Banyak-banyaklah belajar langsung dengan para motivator untuk mempermudah Anda menjadi ahli dalam manajemen waktu.